Apa itu E-commerce? Berikut Pengertian dan Jenis-Jenisnya!

Penulis : UmarFaruq

Adanya internet pada saat ini, membuat perkembangan teknologi semakin bermunculan. Banyak peluang-peluang baru dalam bisnis. yang mana salah satunya adalah “E-commerce” Akan tetapi, yang jadi pertanyaan adalah tahukah Anda tentang apa itu ecommerce?

Akankah nanti bisnis tersebut dapat membawakan keuntungan bagi Anda? Seperti apa perkembangannya di Indonesia? Berikut kami akan mencantumkan beberapa pengertian mengenai ecommerce serta kami cantumkan juga jenis-jenisnya.

Pengertian dan jenis-jenis Ecommerce

Apa Itu Ecommerce?

Ecommerce merupakan sebuah aktivitas yang bergerak pada bidang jual beli, yang mana jual beli tersebut dilakukan dengan menggunakan media elektronik. Meski sarana tersebut hanya melalui televon dan televisi, kini ecommerce semakin berkembang, yang mana sering kita ketahui yakni melalui internet.

Adapun pengertian daripada ecommerce tersebut, sering kali ada kesalahpahaman antara ecommerce dan marketplace. Istilah daripada ecommerce digunakan dalam mendiskripsikan seluruh transaksi yang menggunakan media elektronik.

Marketplace sendiri merupakan salah satu model dari ecommerce, yang mana berfungsi sebagai salah satu perantara antara pembeli dengan penjual. Penjual yang sedang berdagang pada marketplace hanya butuh meladeni pembelian. Seluruh aktivitas-aktivitas lain, seperti pengelola website telah diurus oleh pihak platform tersebut.

Apa Saja Jenis Ecommerce?

Mungkin Anda berfikir kalau berdagang online itu hanya terjadi antara dua pihak saja, yakni penjual dan pembeli. Namun, pada dasarnya ecommerce tersebut sebetulnya terbagi menjadi enam golongan, yakni antara lain sebagai berikut:

1. Business to business (B2B)

Suatu jenis e-commerce dimana perusahaan menjual jasa atau produk-produknya kepada perusahaan yang lain. Seperti contoh: Suatu perusahaan yang telah membeli perlengkapan-perlengkapan kantor dari suatu produsen.

2. Business to consumer (B2C)

Di dalam jenis e-commerce yang satu ini, dimana suatu perusahaan mejual jasa dan juga produk-produknya kepada para konsumen. Dimana para pelanggan-pelanggan ecommerce B2C ini hanya mengecer. Kalau Anda pernah membeli produk dari toko online, maka hal tersebut merupakan golongan dari jenis ecommerce ini.

3. Consumer to consumer (C2C)

Jenis e-commerce C2C ini merupakan suatu transaksi secara online antara dua individu. Seperti contoh: Salah satu orang menjual barang bekas kepada orang lain yang sedang membutuhkannya dengan melalui suatu internet. Maka aktivitas tersebut merupakan contoh dalam jenis ecommerce C2C.

4. Consumer to business (C2B)

Jenis e-commerce C2B merupakan kebalikan dari jenis ecommerce B2C. Adapun jenis ecommerce C2B ini merupakan sebuah skenario, dimana orang menjual sebuah produk atau sebuah layanan kepada perusahaan. Seperti seorang “grapic designer” yang menawarkan dan juga menjual logo yang telah dibuatnya, dan lain-lain.

5. Business to public administration (B2A)

Adapun jenis e-commerce yang satu ini memiliki kemiripan dengan jenise e-commerce B2B. Namun, pelakunya merupakan lembaga pemerintahan dan bisnis. Yakni contohnya seperti jasa pembuatan website untuk sitem administrasi online.

6. Consumer to public administration (C2A)

Jenis e-commerce ini sama seperti jenis e-commerce C2B. Akan tetapi, transaksi tersebut dilakukan oleh lembaga dan pemerintah dan individu. E-commerce dengan model seperti C2A sangat jarang sekali ditemukan di Indonesia. Adapun jenis transaksi yang sering kali terjadi yakni, berbentuk jasa.

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email
Share on print
Print

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *